Tim PPKO KSI Mist FMIPA UNY Kembali Gelar Pelatihan Pengolahan Produk Ikan di Sidoagung



Tim PPKO KSI Mist FMIPA UNY Kembali Gelar Pelatihan Pengolahan Produk Ikan di Sidoagung
Sleman — Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPKO) KSI Mist FMIPA UNY kembali melaksanakan kegiatan SEGARA Karya pada Sabtu (8/8/2026) melalui pelatihan pengolahan produk ikan di Kalurahan Sidoagung. Kegiatan ini merupakan kegiatan ketiga dalam rangkaian program SEGARA sekaligus menjadi pelatihan pengolahan produk yang kedua bagi masyarakat Sidoagung.
Kegiatan dihadiri oleh Ad Hoc Kemahasiswaan UNY, Dr. Hamdhan Djainudin, M.Ag., Dosen Pendamping PPKO KSI Mist FMIPA UNY, Dr. Winarto, M.Pd., Lurah Sidoagung Edy Utomo, Ketua Ormawa KSI Mist FMIPA UNY, Muhammad Roihan, serta anggota Kelompok Wanita Tani (KWT) Kalurahan Sidoagung. Pelatihan ini dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan keterampilan masyarakat dalam mengolah hasil perikanan sekaligus mengembangkan potensi produk olahan ikan di Sidoagung.
Pada pelatihan kali ini, peserta mendapatkan pendampingan secara langsung dalam pengolahan kerupuk dan kecap berbahan dasar ikan bawal. Daging ikan bawal dimanfaatkan untuk pembuatan kerupuk, sedangkan tulangnya digunakan dalam pengolahan kecap. Pemanfaatan bagian ikan tersebut menjadi salah satu upaya mengoptimalkan bahan baku sekaligus mengurangi limbah hasil pengolahan.
Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari pelatihan sebelumnya yang mengajarkan pengolahan dimsum berbahan dasar ikan lele dan galantin berbahan dasar ikan nila. Produk hasil pelatihan tersebut telah mulai dipasarkan melalui sistem open pre-order dan mendapatkan respons positif dari masyarakat. Hal ini menjadi salah satu langkah awal dalam melihat peluang pengembangan produk olahan ikan di Kalurahan Sidoagung.
Dalam sambutannya, Pak Hamdan mengapresiasi keterlibatan mahasiswa dan masyarakat dalam rangkaian kegiatan SEGARA. Ia menyampaikan bahwa kreativitas dan gagasan mahasiswa perlu terus dikembangkan bersama masyarakat agar tidak berhenti pada pelaksanaan program, tetapi dapat memberikan manfaat dalam jangka panjang. Program yang dilaksanakan oleh Tim PPKO KSI Mist FMIPA UNY ini merupakan salah satu program yang berhasil lolos dalam proses seleksi Belmawa Diktisaintek.
Menurutnya, keberhasilan tersebut perlu diikuti dengan upaya menjaga keberlanjutan program melalui kolaborasi dan pendampingan bersama masyarakat. “Semoga ide-ide yang ada tidak hanya dapat diwujudkan, tetapi juga dapat berkelanjutan,” ujar Pak Hamdan. Ia juga berharap kegiatan yang dilaksanakan tidak hanya berhenti pada pelaksanaan program, tetapi dapat menjadi bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat dan pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi.
Sementara itu, Edy Utomo mengapresiasi kerja sama antara UNY dan masyarakat Sidoagung dalam pelaksanaan berbagai pelatihan. Ia berharap kegiatan tersebut dapat terus dikembangkan sehingga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya anggota KWT. Menurutnya, Sidoagung memiliki potensi untuk mengembangkan berbagai produk olahan ikan. Beberapa anggota KWT sebelumnya juga telah mengembangkan produk seperti abon lele.
Kehadiran SEGARA Karya diharapkan dapat menambah variasi produk sekaligus membuka peluang pemasaran yang lebih luas. Edy menekankan bahwa keberhasilan program tidak hanya terletak pada terlaksananya pelatihan, tetapi juga pada adanya tindak lanjut dan keberlanjutan setelah kegiatan selesai. Upaya keberlanjutan tersebut akan dilanjutkan melalui SEGARA Raya yang dijadwalkan pada 19 September di Lapangan Ahmad Zaeni. Kegiatan tersebut diharapkan menjadi salah satu wadah untuk memperkenalkan sekaligus mendukung pemasaran produk olahan yang telah dikembangkan oleh masyarakat Sidoagung.
Selama pelatihan berlangsung, peserta mengikuti setiap tahapan pengolahan dengan pendampingan dari Tim PPKO KSI Mist FMIPA UNY. Peserta juga terlibat aktif dalam praktik dan diskusi mengenai proses pengolahan serta pengembangan produk. Melalui SEGARA Karya, Tim PPKO KSI Mist FMIPA UNY bersama masyarakat Sidoagung terus mendorong pemanfaatan potensi hasil perikanan menjadi produk olahan yang inovatif dan bernilai tambah. Kegiatan ini diharapkan dapat mendukung peningkatan keterampilan masyarakat, pengembangan peluang usaha, serta keberlanjutan potensi ekonomi berbasis perikanan di Kalurahan Sidoagung.